
Bandung, Indonesia – Dalam rangka seminar 5th International Graduate Student Conference (IGSC) yang bertajuk “Uniting Science, Engineering, and Policy for a Sustainable Future”, Suhendra, S.T., M.Sc, dosen program studi Sains Informasi Geografi, mempresentasikan penelitian terbarunya yang berjudul “Calcium Oxide Nanoparticles for Chromium (VI) Adsorption: Green Synthesis and Adsorption Studies”.
Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis dan mengkarakterisasi nanopartikel kalsium oksida dari cangkang lokan menggunakan metode top down dengan dekomposisi termal. Hasilnya, nanopartikel kalsium oksida diaplikasikan pada proses adsorpsi ion logam Cr(VI). Analisis XRF menunjukkan kadar CaO dari cangkang lokan mencapai 97,513%.
Kajian lebih lanjut mengenai morfologi permukaan dan gugus fungsi kalsium oksida sebagai adsorben dilakukan menggunakan SEM, XRD, dan FTIR. Hasil analisis AAS mengungkapkan kapasitas adsorpsi optimum sebesar 4,606 mg/g dengan variasi konsentrasi dan waktu kontak. Penelitian ini mengidentifikasi CaO sebagai adsorben yang ramah lingkungan dan efektif untuk menghilangkan logam Cr(VI) dari sampel air.
Penelitian yang dilakukan Suhendra menunjukkan potensi besar dalam penggunaan material ramah lingkungan untuk pengelolaan limbah berbahaya, berkontribusi pada upaya global dalam mencapai masa depan yang berkelanjutan.

Suhendra, dosen Sains Informasi Geografi, mempresentasikan hasil penelitian “Calcium Oxide Nanoparticles for Chromium (VI) Adsorption” di 5th IGSC. Menggunakan metode top down, nanopartikel kalsium oksida terbukti efektif menghilangkan Cr(VI) dari air, dengan kapasitas adsorpsi 4,606 mg/g.
Penelitian ini menegaskan CaO sebagai solusi ramah lingkungan untuk pengelolaan limbah logam berat.


Tinggalkan Balasan