JAMBI – Dalam rangka penjaminan mutu dan peningkatan kualitas akademik secara berkelanjutan, Program Studi Sains Informasi Geografi (SaIG), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi telah sukses menjalani kegiatan Asesmen Lapangan (AL) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA). Kegiatan visitasi dan evaluasi ini berlangsung dengan lancar selama dua hari, yakni pada Senin dan Selasa, 2 – 3 Februari 2026.

Hadir secara langsung untuk melakukan penilaian adalah Tim Asesor LAMSAMA yang terdiri dari pakar-pakar berpengalaman di bidangnya, yaitu Prof. Dr. Antonius Nanang Tyasbudhi Puspito, M.Sc. sebagai Asesor I dan Dr. Margaretha Widyastuti, M.T. sebagai Asesor II. Selama asesmen berlangsung, tim asesor melakukan peninjauan secara menyeluruh, mulai dari kurikulum, mutu tenaga pendidik, hingga ketersediaan fasilitas penunjang di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi.








Di akhir kegiatan visitasi, tim asesor LAMSAMA menyampaikan apresiasi atas capaian yang telah diraih oleh Prodi SaIG, sekaligus memberikan sejumlah rekomendasi strategis guna pengembangan program studi ke depannya. Rekomendasi ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu rekomendasi jangka menengah dan jangka panjang.
Rekomendasi Jangka Menengah (Target 2 Tahun) Untuk rencana tindak lanjut dalam kurun waktu dua tahun ke depan, asesor menyoroti dua aspek utama:
- Pengembangan Konsorsium Keahlian Dosen: Saat ini, Prodi SaIG telah memiliki empat bidang keahlian dosen (Geografi Lingkungan, Geografi Manusia, Hidrologi dan Hidrogeologi, serta Ilmu Lingkungan/Sains Berkelanjutan) yang disahkan melalui SK Dekan Nomor 213 Tahun 2025. Tim asesor merekomendasikan agar Prodi merumuskan kembali dan memperluas rumpun keahlian dosen tersebut agar lebih mengerucut pada keahlian inti sains informasi geografi.
- Peningkatan Fasilitas: Fakultas Sains dan Teknologi (FST) didorong untuk terus meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana maupun prasarana pendidikan guna menciptakan ekosistem pembelajaran mahasiswa yang lebih optimal.
Rekomendasi Jangka Panjang Sementara itu, untuk pengembangan jangka panjang yang berfokus pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastruktur riset, LAMSAMA merekomendasikan:
- Peningkatan Kapasitas Laboratorium: Perlu adanya penambahan jumlah dan peningkatan kualifikasi laboran (tenaga laboratorium) yang secara spesifik disesuaikan dengan jenis laboratorium yang menjadi tanggung jawabnya.
- Perekrutan Dosen Spesialis: Prodi disarankan untuk menambah jumlah tenaga pendidik (dosen) yang memiliki kepakaran khusus murni di bidang Sains Informasi Geografi, seperti pakar Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Penginderaan Jauh (Remote Sensing).
Ketua Program Studi Sains Informasi Geografi menyambut baik seluruh masukan dari tim asesor dan menyatakan komitmennya untuk segera merancang Rencana Tindak Lanjut (RTL).


“Hasil asesmen lapangan LAMSAMA ini menjadi pijakan yang sangat berharga bagi kami untuk terus berbenah. Rekomendasi yang diberikan sangat konstruktif dan sejalan dengan visi kami untuk memajukan prodi. Kami di lingkungan Prodi SaIG bersama dukungan penuh dari pihak Fakultas Sains dan Teknologi siap menindaklanjuti masukan tersebut demi melahirkan lulusan-lulusan yang unggul, kompeten, dan siap menjawab tantangan di era geospasial modern,” jelas Ketua Program Studi.
Dengan selesainya tahap Asesmen Lapangan ini, sivitas akademika Prodi SaIG UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berharap mendapatkan hasil akreditasi yang maksimal dan dapat terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan geografi di Indonesia.


Tinggalkan Balasan