Beranda / Berita / Silaturahim dan Penyamaan Persepsi Program Studi Sains Informasi Geografi (SaIG) Se-Indonesia: Sinergi untuk Kurikulum yang Lebih Terpadu

Silaturahim dan Penyamaan Persepsi Program Studi Sains Informasi Geografi (SaIG) Se-Indonesia: Sinergi untuk Kurikulum yang Lebih Terpadu

Diterbitkan:

Oleh:

Kategori:

Pembaca: 1

Diterbitkan:

Kategori:

Oleh:

Pembaca: 1

Muaro Jambi, 28 Juli 2026 – Program Studi Sains Informasi Geografi (SaIG) se-Indonesia menggelar kegiatan Silaturahim dan Penyamaan Persepsi secara daring pada Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung melalui platform zoom meeting ini dihadiri oleh para Ketua Program Studi SaIG dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai pelopor pendirian Prodi SaIG pertama di Indonesia, serta UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan.

Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antar pengelola Prodi SaIG sekaligus menyamakan persepsi dalam pengembangan kurikulum ke depan. Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Sains Informasi Geografi UIN STS Jambi, Ahmad Syukron Prasaja, M.Sc. , menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting bagi seluruh Prodi SaIG untuk saling mengenal dan berkolaborasi. “Silaturahim ini bukan sekadar pertemuan formal, tetapi sebagai upaya membangun ukhuwah dan sinergi antar program studi agar SaIG semakin maju dan terstandarisasi di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Rapat dimulai dengan sesi perkenalan antar Kaprodi SaIG dari berbagai institusi. Para peserta secara bergantian memperkenalkan diri, menyampaikan profil singkat program studi masing-masing, serta tantangan dan capaian yang telah diraih. Suasana akrab dan penuh kehangatan mewarnai sesi perkenalan ini, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun komunitas SaIG yang solid.

Memasuki agenda utama, para Kaprodi mendiskusikan secara mendalam mengenai kurikulum Prodi SaIG. Beberapa matakuliah wajib yang disepakati untuk diadopsi secara nasional dalam Kurikulum Prodi SaIG antara lain mencakup Dasar-dasar Pemetaan dan Sistem Informasi GeografisPenginderaan JauhCloud Computing, dll sebagai bentuk implementasi nyata dari kompetensi geospasial. Kesepakatan ini diambil untuk memastikan bahwa setiap lulusan SaIG di seluruh Indonesia memiliki kompetensi inti yang setara dan diakui secara nasional, sebagaimana Prodi SaIG UIN STS Jambi yang telah fokus pada integrasi pemetaan dan sistem informasi geografis.

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam ini ditutup dengan kesepakatan untuk terus menjalin komunikasi dan kolaborasi secara berkala. Para Kaprodi berkomitmen untuk saling bertukar informasi dan praktik terbaik dalam pengelolaan kurikulum, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. “Kami berharap sinergi ini tidak berhenti di sini. Ke depan, kita akan terus bersama-sama membangun SaIG yang lebih baik, lebih terstandar, dan lebih berkontribusi bagi kemajuan ilmu geospasial di Indonesia,” tutup Ahmad Syukron Prasaja, M.Sc.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Prodi SaIG se-Indonesia semakin solid dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing tinggi, serta siap menghadapi tantangan di era revolusi industri 4.0 dan ekonomi berbasis digital.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *